Orang zaman dahulu menggunakan tempat lilin untuk menampung lilin dan menampung tetesan lilin. Tempat lilin yang paling sederhana hanyalah sebuah nampan dengan jarum tajam, sedangkan yang lebih canggih dibentuk menjadi berbagai bentuk kerajinan. Ukurannya pun berbeda-beda. Yang kecil diletakkan di atas meja dan dapat dipindahkan dengan tangan. Yang besar diletakkan di lantai, berbentuk seperti lampu lantai, dan terdapat beberapa nampan untuk menyalakan beberapa lilin sekaligus. Terdapat juga banyak tempat lilin berlapis-lapis. Saat lilin dinyalakan, lilin tersebut seperti bunga perak dan pohon api, bersinar terang. Bahan-bahannya meliputi perak, tembaga, besi, timah, kayu, porselen, ubin, dll.
Tempat lilin ditempa, diukir, dicat, atau dicetak dengan berbagai pola melalui proses cetakan terbalik. Tempat lilin merupakan jenis perkakas hidup yang memadukan kepraktisan, keterampilan, apresiasi, dan dekorasi. Banyak di antaranya merupakan hasil karya pengrajin terkenal dari semua dinasti. Ada kecerdikan dan inovasi dalam desain dan teknologi produksi. Tempat lilin dapat dipajang untuk dilihat dan digosok serta dimainkan. Selain itu, karena umum, jumlahnya banyak, dan harganya yang relatif rendah membuatnya mudah untuk diinvestasikan, yang sangat cocok untuk dikoleksi oleh pemain umum.
Pembuatan model kerajinan tempat lilin
Jul 22, 2024
Tinggalkan pesan





