Tips memilih casserole

Jul 19, 2024

Tinggalkan pesan

Panci tanah liat memiliki cita rasa yang unik untuk merebus makanan, dan panci casserole dapat digunakan untuk merebus obat tanpa mengubah cita rasa aslinya. Oleh karena itu, casserole merupakan produk konsumsi sehari-hari yang digemari oleh konsumen. Akan tetapi, glasir porselen casserole mengandung sedikit timbal, yang mudah larut saat memasak makanan asam dan berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, sebaiknya pilih casserole dengan dinding bagian dalam yang alami. Panci tanah liat dengan dinding bagian dalam berwarna tidak cocok untuk menyimpan anggur, cuka, minuman asam, dan makanan. Casserole yang baru dibeli dapat direndam dan direbus terlebih dahulu dalam air cuka 4%, yang dapat menghilangkan sebagian besar zat berbahaya.
1. Perhatikan tembikarnya. Tembikar yang digunakan dalam casserole yang baik sangat halus dan sebagian besar berwarna putih. Kualitas glasir permukaannya juga sangat tinggi, cerah dan seragam, serta memiliki konduktivitas termal yang baik.
2. Perhatikan strukturnya. Panci yang baik memiliki struktur yang wajar, diletakkan rata, memiliki badan panci bundar, dinding bagian dalam yang halus, tidak ada retakan atau retakan, dan tidak ada partikel pasir yang menonjol. Tutup panci tertekuk erat dan tidak berubah bentuk. Anda dapat menutup tutupnya dan mencoba memutarnya. Jika tutupnya melekat erat pada badan panci, seharusnya ada rasa gesekan yang halus saat memutarnya.
① Perhatikan permukaan pot. Permukaan pot memang licin, tetapi tidak harus sehalus cermin. Adanya garis-garis dangkal yang tidak teratur pada permukaan adalah hal yang wajar, tetapi jika garis-garisnya terlalu rapat, berarti produk tersebut cacat.
② Perhatikan titik-titiknya. "Benjolan kecil" dapat dihaluskan dengan roda gerinda. "Lubang kecil" kualitasnya buruk. Beberapa penjual ganja sering menggunakan grafit untuk mengisi "mata", yang tidak mudah ditemukan. Hanya beberapa sikat dengan sikat kecil yang dapat mengeksposnya.
③ Periksa bagian bawah panci. Semakin kecil bagian bawah panci, semakin cepat api akan menyebar, sehingga menghemat bahan bakar dan waktu.
④ Periksa ketebalannya. Pot dibagi menjadi pot tipis dan pot tebal, pot tipis lebih baik.
3. Dengarkan bunyinya - ketuk badan panci dengan tutup panci atau koin. Yang bening, terang, dan tajam lebih baik. Saat mengidentifikasi, Anda dapat membalikkan bagian bawah panci, menahan bagian tengah permukaan cekung dengan jari-jari Anda, dan mengetuk dengan benda keras. Semakin keras bunyi panci, semakin besar getaran jari, semakin baik.
4. Saat membeli, isi panci dengan air secukupnya dan periksa apakah ada kebocoran. Anda juga dapat mengetuk badan panci dengan tangan secara perlahan untuk melihat apakah suaranya renyah dan ada suara yang tertinggal. Jika ada suara serak, berarti panci retak, jadi sebaiknya jangan dibeli.
5. Belilah panci sesuai kebutuhan. Secara umum, merebus obat tidak memerlukan panci dengan kualitas keramik yang baik, jadi Anda cukup membeli panci yang murah dan anti bocor. Kebutuhan panci untuk merebus makanan lebih tinggi, jadi sebaiknya pilih panci putih yang berkualitas tinggi.